Saatnya Bercerita

Oke, saya harus jujur sama kalian. Setelah sekian lama nggak menulis tulisan panjang, tiba-tiba tangan saya udah mulai kaku mengetik dengan laptop. Saya pun merasa kemampuan menulis saya menurun. Isi kepala saya rasanya mau pecah. Njlimet. Tanpa ketahuan di mana ujungnya.
Banyak sekali peristiwa yang terjadi dari sejak terakhir kali saya menulis blog. Tapi bingung harus cerita yang mana dulu ke kalian. Banyak hal menarik yang terjadi. Rasanya semua-semuanya pengen banget saya tuangkan ke dalam blog. Tapi kayaknya hal pertama yang harus saya lakukan adalah menyusun potongan-potongan peristiwa itu perlahan-lahan agar nggak bikin saya mendadak pengen bunuh diri saking pusingnya hahaha….

Sudah hampir dua tahun saya nggak nulis blog.Bukannya ngeles, tapi kayaknya saya lagi dalam masa perenungan panjang (Tsahelaah!) Banyak hal-hal yang membuat saya berpikir dalam-dalam tentang hidup. Sampai pada sebuah pertanyaan tentang… “Kenapa saya masih hidup sampai sekarang?”

Pernah nggak sih kalian berpikir seperti itu?
I mean, pernah nggak sih kalian bertanya-tanya apa sebenarnya tujuan Tuhan membiarkan kita untuk tetap berada di dunia?
Seorang kawan pernah bilang, “Kalo lo masih hidup di dunia, itu tandanya rejeki lo masih ada, pelajaran hidup lo masih kurang banyak, atau kebahagiaan lo masih ada yang belum terwujud.”
Apapun itu. Yang jelas, ada alasan penting yang Tuhan miliki untuk setiap makhluknya yang masih bernafas.

Kemarin, publik dikejutkan dengan kematian seorang aktor luar biasa, Robin William ~yang menurut Paris Hilton dia adalah seorang penyanyi, I think she was drunk! :))~ Agak terkesima ketika menyadari bahwa orang sekeren Robin William dengan karier menjulang aja bisa sampai bunuh diri. Apa yang membuat dia begitu ingin pergi meninggalkan dunia? Bukan saya aja yang kaget, semua orang, di seluruh dunia, bahkan untuk seekor Gorilla bernama popo (forgive me if i’m wrong) kaget atas berita kepergiannya.

Kasus Robin William menyadarkan saya pada satu hal, bahwa setiap manusia pasti punya masalah. Baik yang terlihat atau pun yang dipendam sendiri. Dan dalam hal ini, ada sesuatu yang terlihat ‘kecil’ tapi ternyata memberikan dampak yang cukup besar kepada kehidupan individu. Bercerita. Ya, bercerita pada orang lain, buku diari, atau blog ternyata menjadi penting di tengah masalah-masalah ruwet yang dihadapi manusia. Hal simple, tapi menurut saya akan mampu mengurangi angka bunuh diri di seluruh dunia.

Jadi…
berceritalah…
Selagi bisa…
Dan mungkin….
Robin William….
Lupa untuk…bercerita.

Advertisements

One thought on “Saatnya Bercerita

  1. saya senada dengan apa yang diungkapkan sang penulis, ketika kita mengutarakan kata demi kata, kalimat demi kalimat sehingga menjadi sebuah cerita , maka tanpa kita sadari itu adalah bagian dari pertolongan dan doa, baik bercerita terhadap sesama manusia, hewan, alam semesta maupun tingkatan yang tertinggi yaitu Tuhan Yang Maha Esa. kenapa bisa bagian dari pertolongan..? contoh nyatanya adalah ketika kita bercerita maka yang mendengarkan cerita kita secara tidak langsung larut dalam emosional sang pencerita yang akan berdampak terhadap tindakan dari si pendengar terhadap kita.

    Bercerita Bagian dari Doa..? kalo yang satu ini saya rasa bukan rahasia umum lagi bahwa cerita yg kita ungkapkan baik dalam hati ataupun secara lisan akan menjadi doa untuk kita juga, makanya sering kita mendengar orang yang bercerita akan mengalami hal yang serupa pada kehidupan yang nyata, namun dari kedua hal diatas bagi saya sederhananya dengan bercerita kita akan menemukan opini-opini yang semuanya itu saya analisa sebagai bentuk dari solusi dari permasalahan yang kita hadapi atau jalani. so jangan ragu untuk bercerita… Chersss..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.